Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) Srigading kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Jaring Aspirasi (Japri) pada hari kedua. Kegiatan yang berlangsung secara partisipatif ini menyasar keterwakilan warga dari lima wilayah padukuhan, yakni Padukuhan Kalijurang, Ngunan-unan, Wuluhadeg, Wirosutan, dan Srabahan.
Acara tersebut menghadirkan berbagai unsur elemen masyarakat, mulai dari Pengurus Kelompok Kegiatan (Pokgiat), Ketua RT, Kader Kesehatan dan Kemasyarakatan, pemuda, hingga Tokoh Masyarakat setempat. Secara khusus, forum Japri ini diselenggarakan tanpa dihadiri oleh Pamong Kalurahan Srigading. Langkah ini diambil secara sengaja untuk memberikan kebebasan penuh kepada warga dalam menyuarakan aspirasi, kritik, maupun saran konstruktif demi kemajuan kalurahan tanpa rasa segan atau canggung.
Dari hasil jaring aspirasi pada hari kedua ini, usulan yang mengemuka dari masyarakat didominasi oleh rencana kegiatan fisik dan pembangunan infrastruktur di tingkat padukuhan. Seluruh masukan dan usulan tersebut akan ditampung serta diolah secara cermat oleh Bamuskal Srigading.
Tahap selanjutnya, poin-poin aspirasi yang telah dirumuskan oleh Bamuskal akan dibawa ke meja diskusi bersama Pemerintah Kalurahan Srigading untuk dipadukan dalam rencana kerja pembangunan kalurahan mendatang. Melalui skema ini, Bamuskal Srigading berkomitmen untuk memastikan setiap suara masyarakat dapat tersalurkan secara optimal dan transparan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang responsif dan akuntabel.